Pimpinan Uni Eropa Prihatinkan Kondisi Arafat
Sabtu, 06 Nov 2004 00:47 WIB
Jakarta - Para pemimpin Uni Eropa (UE) menyatakan, rasa solidaritas dan keprihatinan atas sakitnya pemimpin Palestina Yasser Arafat. Pernyataan ini dikeluarkan dalam pertemuan puncak pemimpin UE di Brussel, Belgia. Demikian dilansir dari Kantor berita Cina Xinhua, Jumat (5/11/2004).Di tempat terpisah, Dubes Palestina untuk Turki Fouad Yaseen mengatakan, Arafat saat ini masih dalam kondisi kritis. "Kami tidak mengharapkan adanya perubahan pertimbangan dari Presiden Bush dalam kebijakan Timur Tengah," tegasnya. Berita mengenai kondisi kesehatan pentolan pejuang Palestina ini sebelumnya masih simpang siur. Sumber-sumber yang dekat dengan pemimpin Palestina itu, terus membantah Arafat koma dan bernafas dengan menggunakan bantuan alat.Penasihat terdekat Arafat, Nabil Abu Rudeina mengatakan, Arafat memang tengah menjalani perawatan di rumah sakit militer Prancis. Namun, Arafat tidak meninggal dunia.Sebelumnya sempat beredar kabar Arafat telah meninggal dunia. Kabar itu datang dari Perdana Menteri Luxemburg Jean-Claude Juncker yang berbicara dalam KTT Uni Eropa.
(ton/)











































