"Saya mau tanya soal pelajar belum cukup umur tapi sudah punya SIM," jawab Ahok ditanya tentang salah satu itu lalu lintas yang akan ditanyakannya.
Kepada wartawan yang mencegatnya di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/9/2013), dia menyatakan masalah SIM menjadi kunci ketertiban lalu lintas. Peran orang tua sangat penting, sebab dalam prakteknya sulap umur demi mendapat SIM dan ABG berkendara tanpa SIM justru atas sepengetahuan mereka.
Sementara itu, menanggapi tempat-tempat hiburan malam yang kerap ditemukan kasus narkoba atau tempat esek-esek, Ahok mengaku Pemprov DKI tak bisa melarang orang keluar malam. Salah satu cara yang dilakukan Pemprov DKI adalah seleksi lurah dan camat untuk menekan penyakit sosial di malam hari.
"Kita juga nggak bisa melarang orang keluar malam. Kalau masalah narkoba itu BNN, kita kerja sama terus. Makanya kita bilang kenapa ini ada kampung deret yang rapi, rusun, supaya gampang kita memonitor orang," ujar Ahok.
"Lalu kenapa kita seleksi lurah camat yang baik, supaya yang baru bisa menseleksi RT/RW yang baik. Kita nggak butuh RT/RW yang cuma mengemplang, jual-jual lahan, disewain," tutup Ahok.
(/)











































