90% NU di Jateng Pertahankan Hasyim dalam Muktamar

90% NU di Jateng Pertahankan Hasyim dalam Muktamar

- detikNews
Jumat, 05 Nov 2004 16:03 WIB
Semarang - Meski muktamar baru akan digelar akhir November mendatang, kandidat Ketua Tanfidz PBNU sudah mulai nampak. Di Jateng, sekitar 90 persen cabang menginginkan Hasyim Muzadi tetap bertahan menjadi ketua.Pernyataan ini disampaikan Ketua PWNU Jateng Muhammad Adnan ketika ditemuidi kantornya, Jl. DR Cipto, Semarang, Jum'at (5/11/2004)."Pada prinsipnya (pengurus) cabang tetap mempunyai otonomi. Tapi berdasarkan laporan mereka ke (pengurus) wilayah, ya seperti itu hasilnya. Dari 36 cabang, sekitar 32-34 diantaranya tetap bertahan memilih Hasyim," papar Adnan.Adnan yang juga staf pengajar di Fisio Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini menambahkan, selain mempertahankan Hasyim Muzadi, pihaknya juga akan mempertahankan KH Ahmad Sahal Mahfudz sebagai Rais Aam PBNU. Duet Hasyim - Sahal diyakini mampu membawa NU ke arah yang lebih baik."Hasyim itu tipe organisatoris yang mampu mengkonsolidasikan pengurus NU sampai ke tingkat ranting, pengurus di luar Jawa serta cabang-cabang di luar negeri. Seperti itulah pemimpin NU di masa datang,"” jelasnya.Lebih jauh Adnan menyatakan, sudah menyampaikan dukungan itu kepada Hasyim. Tapi hingga saat ini, secara resmi Hasyim belum menyatakan menolak atau menerima dukungan itu.Mengenai usulan pencalonan Gus Dur sebagai Wakil Syuriah PBNU, Adnan mempersilakan nama Gus Dur diusung. Asalkan pencalonannya harus melalui cabang-cabang. "Yang harus diperhatikan adalah apakah kandidat Rais Am Syuriah juga setuju jika yang menjadi wakilnya adalah Gus Dur,” kata Adnan.Selain itu, penolakan terhadap pencalonan Gus Dur juga didasarkan pada kemungkinan tarik-menarik dengan PKB. Bagaimana pun juga Gus Dur adalah ikon partai berlambang boal dunia itu."Lebih baik kalau Gus Dur tetap berada di PKB. Beliau sudah pas di gerakan politis," tandasnya.Muktamar NU ke-31 akan digelar di Donohudan Solo pada 28 November - 2 Desember 2004. Hingga kini, panitia lokal telah mempersiapkan lokasi dan fasilitas bagi ribuan nahdliyin yang dipastikan akan berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia. (nrl/)



Berita Terkait