Komisi III DPR melakukan pemungutan suara untuk memilih 3 dari 12 calon hakim agung. Suasana pemungutan suara itu penuh canda soal pelantikan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III.
Canda dimulai saat Kapoksi PDIP di Komisi III Trimedya Pandjaitan pamitan untuk segera meninggalkan ruang rapat. Pamitan Trimedya disambut celetukan anggota Fraksi Golkar Bambang Soesatyo.
"PDIP mau memutuskan apakah menerima Ruhut besok," kata Bambang dalam rapat pemungutan suara di ruang rapat Komisi III Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dia Sudding Sitompul," ujarnya. Anggota Komisi III lainnya kembali tertawa, termasuk Ruhut yang terlihat santai.
Ketua Komisi III yang akan segera digantikan oleh Ruhut, Gede Pasek Suardika, juga tak ketinggalan. Dia menyentil posisi duduk Ruhut yang berdekatan dengan anggota Fraksi PPP Ahmad Yani.
"Nampaknya dari posisi duduknya sudah cair ini," kata Pasek. Yani, bersama Bambang dan Sudding diketahui sebagai 'Trio SBY' yang menolak penunjukkan Ruhut sebagai Ketua Komisi III.
Anggota Fraksi PKS Nasir Djamil juga tak mau kalah. Dia berseloroh pemungutan suara calon hakim agung ini sebagai latihan untuk pemungutan suara pelantikan Ruhut besok siang.
"Bang Ruhut besok divoting juga nih, ini latihan untuk voting besok," ujarnya.
Saat giliran Ruhut yang maju untuk memasukkan kertas suara, tepuk tangan membahana di ruang rapat. Usai memasukkan surat suara, kemudian dia bersalaman dengan Gede Pasek dan Bambang Soesatyo. Tepuk tangan kembali membahana.
(/)










































