SBY: Pelaku Perusakan Lingkungan akan Ditindak Tegas
Jumat, 05 Nov 2004 11:51 WIB
Jakarta - Presiden SBY mengatakan masalah penebangan liar, penyelundupan kayu, perburuan liar serta perusakan kekayaan laut menjadi prioritas kabinet Indonesia bersatu. Pelakunya akan dibawa ke pengadilan.Demikian sambutan Presiden SBY pada peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional tahun 2004 di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2004)."Kita menyesalkan terjadinya kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh keserakahan sekelompok orang. Mereka ini dengan sesuka hatinya melakukan penebangan kayu secara liar yang menyebabkan punahnya hutan. Kemudian, mereka menyelundupkan hasil tebangannya untuk memperkaya diri sendiri. Ada pula sekelompok orang melakukan perburuan liar terhadap satwa langka dan dilindungi. Semua ini sungguh memprihatinkan kita semua," papar SBY.Dikatakan SBY, pemerintah memandang masalah penebangan liar, penyelundupan kayu, perburuan liar serta perusakan kekayaan laut sebagai masalah serius."Karenanya, pemerintah telah bertekad untuk segera menanggulanginya sebagai prioritas kabinet Indonesia bersatu. Pemerintah akan menindak tegas para pelakunya dan membawa ke pengadilan untuk mendapatkan hukuman seadil-adilnya," kata SBY."Negara kita adalah negara hukum, kita tidak akan membiarkan sekelompok orang berbuat semau-maunya seolah-olah mereka kebal terhadap aturan hukum. Saya mengajak segenap lapisan masyarakat untuk berbuat sesuatu dalam mendukung pelestarian lingkungan ini," lanjutnya.Turut hadir, Menko Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra dan Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.Dalam acara itu, Presiden SBY juga memberikan tanda kehormatan Satya Lencana Pembangunan kepada tokoh masyarakat yang telah berjasa dalam menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam.
(aan/)











































