"Vanny sehat, tapi kalau untuk shock masih," kata pengacara Vanny, Hazmin Andalusi Sutan Muda, ketika dihubungi detikcom, Minggu (22/9/2013).
Hazmin mengatakan kondisi Vanny sudah jauh lebih segar jika dibandingkan saat penangkapan Senin (16/9) malam lalu. Menurutnya saat awal-awal Vanny sempat mogok makan dan bicaranya juga belum jelas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vanny membukakan pintu kamar dan ternyata ada polisi bersama si pelayan hotel dan langsung menangkap Vanny. Menurut Hazmi saat pemeriksaan badan tidak ditemukan sabu di tubuh Vanny. Sabu justru ditemukan di kamar hotel yang menurut pengakuan Vanny dia tidak tahu menahu soal itu.
"Sampai sekarang dia masih mengakui dia dijebak, dia mengakui kalau dia pemakai. Cuma dia keberatan waktu penangkapan dibilang mengkonsumsi narkoba," ujar Hazmin.
Vanny dicokok polisi dengan barang bukti sabu di sebuah hotel di Jakarta Barat. Vanny sudah diperiksa dua kali yakni pada Selasa (17/9/2013) dan Kamis (19/9/2013). Namun, menurut Wamenkum HAM Denny Indrayana sebagai whistle blower yang mengungkap adanya fasilitas mewah untuk Freddy Budiman di LP Cipinang, Vanny seharusnya tidak ditahan.
(slm/mpr)











































