"Hari Kamis (19/9/2013) kita jenguk, kata dia di dalam ada Mas Freddy. Tapi dari ditangkap sampai dengan Kamis, Vanny nggak ketemu Freddy," ujar Hazmin Andalusi Sutan Muda dari Farhat Abbas dan rekan, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (21/9/2013).
Menurut Hazmin, Vanny kini sudah ceria dan tidak sakau lagi. Saat ditangkap polisi pada Senin (16/9/2013) malam, Vanny mengaku padanya tidak mengkonsumsi sabu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kasus penangkapannya ini, lanjut Hazmin, Vanny mengaku dijebak oleh Arun. Menurut pengakuan Vanny, Arun merupakan teman lamanya namun sudah jarang berkomunikasi.
"Dia menitikberatkan (dijebak) oleh Arun. Soalnya Arun meminta Vanny datang ke hotel Senin (16/9/2013) pukul 18.00 WIB. Katanya sekarang status Arun DPO. Tapi kenapa saat Vanny ditangkap, Arun tidak ditangkap," ucap Hazmin.
Vanny dijebloskan ke kantor Direktorat Narkoba Polri, Cawang, Jakarta Timur, sejak Senin (16/9/2013) malam. Di gedung itu, Freddy sudah berada di gedung itu sejak dipinjam Direktorat IV Polri untuk kelengkapan pemeriksaan atas kasus membangun pabrik sabu di LP Cipinang. Namun Jumat (20/9/2013) malam, Freddy sudah dikembalikan lagi ke LP Nusakambangan setelah dipinjam selama hampir sebulan.
(nik/gah)











































