Lusinan Pendukung Arafat Berjaga-jaga di Luar RS
Jumat, 05 Nov 2004 09:00 WIB
Jakarta - Sempat tersiarnya kabar Yasser Arafat meninggal dunia, lalu dilanjutkan dengan kabar koma mengagetkan pendukungnya. Mereka pun berjaga-jaga di luar rumah sakit.Lusinan pendukung pemimpin Palestina itu berkumpul sejak Kamis malam di luar Rumah Sakit Militer Percy Prancis, di mana Arafat menjalani perawatan dengan sistem alat bantu hidup buatan. Demikian dilaporkan situs Prancis Expatica, Jumat (5/11/2004).Berita kondisi Arafat sempat simpang siur. Semula dia dikabarkan meninggal. Namun Dokter Kepala RS Militer Percy, Christian Estripeau membantahnya. Kemudian Arafat dikabarkan koma dan mengalami kematian otak. Namun dokter Ashraf al-Kurdi yang telah lama merawat Arafat menyatakan Arafat tidak meninggal secara klinis, tetapi kondisinya memburuk."Ketika hal seperti itu terjadi pada orang yang kita sayangi, kita tidak mau mempercayai berita-berita semacam itu," kata seorang pelajar bernama Fatima Bena (35).Para pendukung Arafat mengusung foto pria yang berusia 75 tahun itu, beberapa bendera Palestina juga dikibarkan. Mereka kemudian menyalakan sejumlah lilin. Suasana pun tampak syahdu."Saya berada di sini untuk pertama kalinya malam ini, sebab saya merasakan sesuatu yang menyedihkan sedang terjadi, dan saya harus berada di sini sebagai solidaritas," kata seorang arsitek bernama Miloud Zehraoui (39).Beberapa orang mengaku siap bermalam dan akan terus bertahan di luar rumah sakit untuk menunggu perkembangan kondisi Arafat. Fatima Bena bahkan sudah membawa bekal untuk sahur dengan buah kurma dan kopi panas.
(sss/)











































