Jokowi Akui Banyak Posisi Eselon I dan II Yang Kosong

Jokowi Akui Banyak Posisi Eselon I dan II Yang Kosong

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Jumat, 20 Sep 2013 17:16 WIB
Jokowi Akui Banyak Posisi Eselon I dan II Yang Kosong
Jokowi (Jordan/ detikcom)
Jakarta - Jokowi hari ini melantik 2 pejabat eselon II pemprov DKI menjadi Deputi Gubernur. Dengan pengangkatan jabatan ini, maka semakin banyak posisi eselon II yang kosong.

"Jabatan yang kosong memang masih banyak," kata Gubernur DKI, Joko Widodo di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2013).

Ia mengakui jika masih ada beberapa jabatan di pemprov DKI yang kosong bahkan dirangkap jabatan. Setidaknya ada 6 posisi di tingkat eselon I dan II yang saat ini masih kosong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keenam dinas tersebut yakni Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pertamanan, Sekretaris Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, dan Asisten Sekda Bid. Pemerintahan.

Penggantian ini disebabkan tidak diperpanjangnya masa pensiun para pejabat tersebut oleh Jokowi. Akibatnya, posisi kepala dinas itu akhirnya dijabat PLT sambil menunggu pejabat definitif. Misalnya saja Sekda yang saat ini dijabat oleh Wiriatmoko, Dinas Pertamanan yang dikepalai oleh Kepala Dinas Perumahan Jonatan Pasodung, Dinas KUKMP yang dijabat Kepala Dinas Industri dan Energi, Andi Baso.

Sedangkan kursi Bappeda dan Asisten Pemerintahan masih kosong karena pelantikannya baru dilakukan tadi siang oleh Jokowi. Hari ini ia melanti Sylviana Murni yang sebelumnya menjabat sebagai asisten Sekda bid. Pemerintahan menjadi Deputi Gubernur Bid. Budaya dan Pariwisata dan Sarwo Handayani yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Bapeda kini menjabat sebagai Deputi Gubernur Bid. Tata Kota.

"Eselon itu aturannya ada. Selama diperlukan oleh birokrasi dan bermanfaat akan diperpanjang. Tetap akan diberikan ruang," pungkas Jokowi.

(mnb/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini