Sharon: Jika Meninggal, Arafat Tidak Boleh Dikubur di Jerusalem
Jumat, 05 Nov 2004 08:32 WIB
Jakarta - PM Israel Ariel Sharon menegaskan dirinya tidak akan membolehkan jasad Pemimpin Palestina Yasser Arafat dimakamkan di pekuburan Muslim di tanah suci Jerusalem Timur. Padahal Arafat pernah berpesan ingin dimakamkan di Masjid Al Aqsa Jerusalem."Selama saya masih berkuasa, saya tidak ada niat untuk pergi, dia (Arafat) tidak akan dikubur di Jerusalem."Demikian tukas Sharon dalam siaran radio seperti dilansir AFP, Jumat (5/11/2004). Namun Sharon membolehkan Arafat kembali ke Tepi Barat jika sudah sembuh.Jika Arafat meninggal, Sharon setuju jika rivalnya itu dimakamkan di Jalur Gaza. Keluarga Arafat memiliki pemakaman pribadi di Gaza. Sharon pun berencana menarik penghuni dan pasukan Israel dari wilayah itu pada akhir tahun 2005.Arafat pernah menyampaikan pesan mengenai keinginannya dimakamkan di Masjid Al Aqsa Jerusalem, yang merupakan kota suci ketiga umat Muslim setelah Mekah dan Madina di Arab Saudi. Namun wilayah itu juga merupakan Bukit Doa, kota suci umat Yahudi.
(sss/)











































