Bush Sempat Terima Kabar Arafat Meninggal
Jumat, 05 Nov 2004 07:12 WIB
Jakarta - George W Bush sempat menerima kabar Pemimpin Palestina Yasser Arafat meninggal dunia. Presiden AS yang terpilih kembali ini mendoakan Arafat."Reaksi pertama saya, Tuhan memberkati jiwanya," kata Bush dalam konferensi pers pertamanya sebagai presiden terpilih kedua kalinya di Washington AS, saat ditanyakan mengenai laporan Arafat dinyatakan sudah meninggal dunia di Rumah Sakit Militer Percy, Prancis."Dan reaksi kedua saya, kita akan melanjutkan kerja untuk membentuk negara Palestina yang merdeka, dan hidup damai dengan Israel," ujar Bush seperti dilaporkan Reuters, Jumat (5/11/2004).Komentar Bush dilontarkan di tengah-tengah simpang siurnya berita mengenai kondisi Arafat. PM Luksemburg Jean-Claude Juncker mengatakan Arafat sudah meninggal dunia. Namun hal itu dibantah tim dokter Arafat. Juncker kemudian meralat pernyataannya melalui jubir.Dokter Kepala RS Militer Percy, Christian Estripeau menegaskan, Arafat tidak meninggal dunia.Kemudian muncul kabar kalau Arafat koma pada Kamis 4 November 2004. Dia mendapatkan alat bantu pernapasan. Dia tidak bereaksi atas pengobatan. Dua hari sebelumnya dia dikabarkan sempat tidak sadarkan diri tiga kali, bahkan sempat tidak sadarkan diri selama beberapa jam.Namun dokter Ashraf al-Kurdi yang telah lama merawat Arafat menyatakan Arafat tidak meninggal secara klinis, tetapi kondisinya memburuk karena tidak ada diagnosis. Pihaknya tidak tahu sakit apa yang diderita Arafat.
(sss/)











































