163 TKI Pulang Melalui Bandara Juanda
Jumat, 05 Nov 2004 01:55 WIB
Surabaya - Sejak pemerintah Malaysia memberikan amnesti kepada para TKI ilegal, sampai saat ini yang menggunakan Surat Pengantar Laksana Paspor (SPLP) yang telah tercatat di Kantor Imigrasi Bandara Juanda sebanyak 163 orang.Hal tersebut terlihat dari jadwal penerbangan dari Kuala Lumpur Malaysia ke Bandara Juanda, yang dinyatakan penuh oleh Kedutaan Besar RI (KBRI) hingga 8 November 2004.Demikian disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jatim Ir Moh Djaelani MM saat meninjau posko layanan pemulangan TKI di Bandara Juanda Sidoarjo, Kamis (4/11/2004).Dikatakan Djaelani, Dinaker Jatim telah siap mejalankan intruksi dari pusat dengan menyiapkan lima posko layanan pemulangan TKI, yakni di Disnaker Prov Jatim sebagai posko Induk, Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Bungurasih, Terminal Osowilangun, dan Bandara Juanda."Posko tersebut dibentuk sejak 2 November hingga 18 November 2004. Tapi semuanya tergantung informasi dari pusat," tuturnya.Menurut Djaelani, TKI yang kembali ke Indonesia melalui Bandara Juanda sangat mudah dimonitor oleh petugas Imigrasi, antara penumpang biasa dan yang menggunakan SPLP. "Yang menggunakan SPLP suratnya pasti ditahan oleh pihak Imigrasi Juanda," ungkapnya.Untuk petugas posko yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, lanjut dia, masih menunggu informasi dari pusat tentang kepastian jumlah TKI dari Malaysia yang menggunakan kapal laut."Selama ini ada kapal-kapal yang merapat ke Pelabuhan Tanjung Perak, namun bersifat reguler untuk mengangkut penumpang umum. Kemungkinan hanya ada satu hingga dua TKI saja, dan sudah dijemput oleh keluarganya masing-masing," ujar Djaelani."Sampai saat ini belum ada informasi baik dari pusat maupun dari Tanjung Pinang. Informasi yang saya terima tentang kepulangan TKI dari Tanjung Priok ke Surabaya pada pukul 17.00 WIB akan kami data. Kapan ke Surabaya itu semuanya belum diketahui. Jadi kita sifatnya stand by," paparnya.Mengenai transportasi, sambung Djaelani, rata-rata para TKI dijemput oleh keluarganya masing-masing. Namun demikian, Dishub tetap menyediakan bus dari Juanda ke Terminal Bungasih dan ke Terminal Tambak Osowilangun.
(sss/)











































