Puskeswan Dibutuhkan di Setiap Kabupaten
Kamis, 04 Nov 2004 23:04 WIB
Jakarta - Kalau Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) hampir ada di setiap kabupaten di Indonesia, namun tidak demikian halnya dengan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan)."Saat ini masayrakat membutuhkan Puskeswan di setiap kabupaten yang ada di Indonesia. Minimal 3 dokter hewan dan satu Puskeswan."Demikian ungkap Direktur Jenderal Bina Produksi Peternakan Wasito di sela-sela acara buka puasa di Departemen Pertanian, Jalan Raya Ragunan Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2004)."Total Puskeswan saat ini telah ada 435 yang tersebar di seluruh Indonesia. Tapi yang baru terisi 206 Puskeswan, yang terdiri dari 1 dokter hewan dan 2 tenaga medis. Sisanya kosong. Hal ini telah dilaporkan kepada pemerintah, dan sekarang sedang dalam proses," urainya.Ditanya mengenai vaksinasi antraks, menurut Wasito, semua hewan humanisia di daerah Babakan Madang Bogor telah divaksin. Namun demikian, ada satu keluarga yang memiliki 12 kambing dan tidak ingin kambingnya divaksin dengan alasan kambingnya, sehingga tidak perlu divaksin."Spanduk yang menandakan daerah isolasi di sana, pagi hari dipasang, sorenya sudah tidak ada. Itu dikarenakan masyarakat yang kurang mengerti. Tapi kami telah membicarakan pada warga sekitar dan penjual sate kiloan, dan mereka sudah dapat mengerti," tuturnya.
(sss/)











































