Cek Penyakit Beddu Amang, Menkum Bentuk Tim Dokter
Kamis, 04 Nov 2004 21:32 WIB
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin akan membentuk tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mengecek kepastian perihal sakit yang diderita narapidana kasus korupsi tukar guling mantan Kabulog Beddu Amang.Hal itu dilakukan Hamid terkait surat yang diterimanya dari RS Medistra beberapa waktu lalu, yang menyatakan Beddu mengidap 3 penyakit, antara lain naiknya asam lambung akibat stres."Saya akan bentuk tim kesehatan yang akan menguji kesehatan Pak Beddu. Mereka dari IDI. Jadi semacam tim medis untuk menguji, ya dalam waktu dekat ini."Demikian kata Hamid kepada wartawan di sela-sela acara buka puasa Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla bersama Keluarga Besar Mabes Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2004).Dijelaskan dia, selain alasan kesehatan, ada alasan lainnya mengapa akhirnya Beddu tidak jadi dipindahkan ke Nusakambangan kemarin. Yakni karena beberapa waktu lalu Hamid juga telah menerima surat dari Mabes Polri perihal penyidikan terhadap Beddu dalam kasus bungkil kedelai."Sehingga kalau kita pindahkan akan menyusahkan penyidikan. Namun bila semua sudah selesai, kita tetap akan pindahkan dia ke Nusakambangan," tegas Hamid.Surat resmi yang diterima dari Mabes Polri perihal pemeriksaan tersebut, menurut dia, ditandatangani langsung oleh Direktur III Tindak Pidana Korupsi dan White Collar Crime Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Indarto.Namun saat ditanyakan kepastian sampai kapan penyidikan terhadap Beddu selesai oleh Mabes Polri, sebab kasus itu sudah disidik sejak awal tahun 2004 tapi belum selesai karena belum dianggap lengkap oleh kejaksaan, Hamid mempercayakan hal itu pada Polri."Saya kira teman-teman Polri serius untuk itu, karena dengan surat itulah saya berpegangan," demikian Hamid.
(sss/)











































