"Makanya bongkar itu! Ini kan merugikan PKS," ujar Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2013).
Mardani menyangkal bahwa Presiden PKS dan Sekjen PKS kala itu, Luthfi dan Anis Matta, mengutus Fathanah mengurus soal Pilgub Sulsel. Selain itu, dirinya mengaku PKS tak perlu mahar dalam mendukung Calon Gubernur atau kepala daerah lainnya.
Untuk itu, PKS justru mendukung agar pernyataan Ilham diusut sampai pihak-pihak yang menerima duit mahar politik itu. Ilham mengaku membayar Rp 8 miliar dari Rp 10 miliar yang disyaratkan PKS lewat Fathanah. Ini diucapkannya di bawah sumpah pada kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.
"Bagus, sudah dibuka. Dalami, buka, sebutkan siapa yang terima umumkan ke publik," tegas Mardani sembari beringust masuk ke ruangan fraksi partainya.
(/)











































