Dua Pria Mengaku Perwakilan PPI Jerman Dukung Foke Jadi Dubes

Dua Pria Mengaku Perwakilan PPI Jerman Dukung Foke Jadi Dubes

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 18 Sep 2013 13:55 WIB
Dua Pria Mengaku Perwakilan PPI Jerman Dukung Foke Jadi Dubes
Jakarta -

Kedatangan calon Dubes Jerman Fauzi Bowo (Foke) ke DPR untuk menjalani uji kepatutan disambut oleh dua orang yang mengaku sebagai pengurus PPI Jerman. Kedua orang ini tak menolak pencalonan Foke sebagai calon dubes Jerman.

Salah seorang yang mengaku bernama Huda Rahman merangsek menemui Foke yang sedang dikerubuti wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/9/2013). Seorang yang datang bersama Huda Rahman mengatakan bahwa Huda adalah perwakilan PPI Jerman.

"Ini perwakilan PPI Jerman mau menyampaikan aspirasi," ujar pria tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian Huda menyampaikan beberapa tuntutan kepada calon Dubes Jerman. "Bagi saya mahasiswa Indonesia di Jerman, tidak masalah siapapun yang jadi Dubes Jerman asal berkomitmen terhadap 5 poin ini. Tapi dia harus meningkatkan kerja KBRI, memperhatikan kesejahteraan mahasiswa, meningkatkan kerja sama Indonesia-Jerman, transfer knowledge. Sudah itu saja," ujarnya.

Huda mengatakan mahasiswa seharusnya tak ikut campur urusan pemilihan Dubes. Dia meminta agar keputusan pemilihan Foke sebagai Dubes Jerman pada khususnya diserahkan kepada DPR dan pemerintah.

"Mahasiswa jangan ikut campur," ujarnya.

Foke beberapa kali melengkapi kalimat Huda yang terbata-bata menyampaikan aspirasi. Eks Gubernur DKI itu juga terlihat santai.

Setelah Huda menyampaikan aspirasi, kemudian Foke menuju ruang tunggu Komisi I. Dia menunggu giliran untuk diuji.

Ditemui setelah Foke meninggalkan wawancara, Huda diminta wartawan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswanya. Namun dia tak bisa memberi bukti. "Ada di mobil," kilah Huda.

Huda juga mengatakan dia adalah mantan Ketua PPI Bremen, bukan PPI Jerman. Dan saat ini sudah tak memegang jabatan lagi di PPI Bremen. "Tapi saya masih mahasiswa. Posisi sekarang sudah nggak ngejabat lagi," ucapnya.

Tak lama kemudian Huda meninggalkan Gedung Nusantara II DPR.

(tor/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads