Kader PDIP di Daerah Siap Deklarasikan Komite Pemurnian

Kader PDIP di Daerah Siap Deklarasikan Komite Pemurnian

- detikNews
Kamis, 04 Nov 2004 17:05 WIB
Solo - "Gerakan Pembersihan" di tubuh PDIP yang disponsori Kwik Kian Gie sepertinya akan terus menggelinding seperti bola salju. Direncanakan, Komite Pemurnian PDIP Daerah Jawa Tengah akan dideklarasikan besok. Para pendukungnya di daerah, terutama di Surakarta yang dikenal basis massa PDIP, akan segera menyusul membentuk komite serupa.Tokoh gerakan pemurnian di Surakarta, Heru Samsijo membenarkan hal tersebut. Mantan Sekretaris DPC PDIP Sukoharjo itu mengaku sedang mempersiapkan komite serupa di wilayahnya. "Semua daerah di eks-Karesidenan Surakarta sudah memiliki embrio itu hingga di tingkat pengurus anak cabang, bahkan beberapa di antaraanya telah sampai di pengurus ranting. Begitu tingkat Jawa Tengah dideklarasikan, cabang-cabang siap mengikutinya," ujarnya kepada wartawan, Kamis (4/11/2004).Di Semarang, William Tutuarima yang menjadi tokoh gerakan ini mengatakan bahwa Jum'at (5/11/2004) besok akan dideklarasikan Komite Pemurnian PDI Perjuangan Daerah Jawa Tengah. Deklarasi itu akan diikuti dengan pengumuman nama-nama yang masuk dalam presidium komite yang berasal dari berbagai daerah di Jateng.Menurut mantan anggota DPR RI dari PDIP itu, komite tersebut akan dipimpin kader muda PDIP dari Banyumas, dr Tri Waluyo. Dia yakin dukungan yang luas akan segera datang dari kader PDIP yang selama ini memang telah marah pada oknum-oknum yang dinilai merugikan partai. "Terutama di Surakarta dan Banyumas yang sudah mempersiapkan embrionya," kata William.Rebut Suara KongresBaik William maupun Heru mengaku telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menyokong pembersihan dan pemurnian partai dari kader busuk. Di antaranya adalah merebut jatah untuk menjadi delagasi di dalam kongres."Delegasi kongres ada empat, kecuali satu orang ex officio karena jabatannya sebagai ketua DPC, tiga di antaranya harus dipilih. Ini yang harus direbut karena kami juga memiliki hak untuk jadi utusan. Mekanisme pemilihan utusan konggres ditentukan dalam konfercabsus. Kami tetap dengan menggunakan cara-cara konstitusional partai," kata William.Selain itu juga ada sejumlah alternatif lain dalam upaya meraih tujuan pembersihan itu jika ternyata cara pertama menemui kegagalan. Namun baik William maupun Heru enggan mengungkapkannya. "Yang tidak akan ada kekerasan. Kami tetap berjuang di sekitar kongres," kilah mereka. (nrl/)


Berita Terkait