Cegah Flu Burung, 33 Perkutut dan Jalak Dibakar
Kamis, 04 Nov 2004 13:12 WIB
Surabaya - Sebanyak 33 ekor burung, yang terdiri dari 23 ekor burung Perkutut dan 10 ekor burung Jalak dimusnahkan dengan jalan dibakar. Pemusnahan burung kiriman Malaysia ini untuk mencegah menularnya Flu Burung. Pembakaran dan pemusnahan 33 burung ini dilakukan di gedung Balai Besar Karantina Hewan Tanjung Perak Wilayah Kerja Pelabuhan Udara Juanda, Sidoarjo, Kamis (4/11/2004). Dari 23 ekor burung itu, sebenarnya 10 ekor Perkutut dan 9 ekor Jalak sudah mati. Kematian burung-burung itu diduga karena Flu Burung. Agar tidak menyebarkan virus Flu Burung, burung-burung itu pun dibakar. Nah, sisa 14 ekor burung yang masih hidup juga ikut dibakar, setelah sebelumnya disuntik mati terlebih dulu. Pembakaran burung-burung ini terkait dengan surat edaran Dirjen Bina Produksi Peternakan Departemen Pertanian yang menegaskan bahwa semua unggas maupun hasil produksinya yang berasal dari daerah epidemi Flu Burung harus disita dan dimusnahkan. "Kita hanya melaksanakan surat edaran dirjen. Burung ini harus dimusnahkan agar tidak membawa penyakit," kata Kepala Balai Besar Karantina Hewan Tanjung Perak Kisman A Rasyid. Menurut Kisman, 33 burung yang didatangkan dari Malaysia ini adalah milik salah seorang warga Malaysia. Dia tidak mau menyebut nama sang pemilik. Burung-burung ini sebelumnya disita saat tiba di Bandara Juanda seminggu lalu.
(asy/)











































