Sedikitnya 76 calon jamaah haji embarkasi (Solo) kelompok terbang (kloter) 1 hingga 20 telah dirujuk ke Rumah Sakit DR Moewardi. 60 Persen jamaah haji tersebut mengalami anemia.
"Dari hasil analisa dan observasi, 60 persen anemia," kata Badar Kirwono dari Balai Pengobatan Haji Indonesia tBPHI) di Asrama Haji Donohudan Solo Jawa Tengah , Senin (16/9/2013).
Menurut dia, anemia bisa dipicu karena kelelahan. "Sangat disayangkan pada pemeriksaan 1 dan 2 tidak timbul (anemia) tetapi saat masuk asrama drop dan jamaah banyak yang mengaku kelelahan," ungkap dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga hari ini pukul 11.30 WIB, tercatat 10 orang jamaah haji dari kloter 19 dan 20 dirujuk ke RS DR Moewardi lantaran mengalami gangguan kesehatan antara lain menderita anemia, post stroke, dan jantung.
Beberapa jamaah menjalani observasi di ruang perawatan asrama dan diinfus.
"Saya kena gula, tidur kurang terima tamu sampai pagi," kata Mutiatun (63) yang tengah menjalani observasi di asrama haji.
Rencananya, 370 jamaah haji dan 5 petugas kloter dari kloter 19 diterbangkan ke Tanah Suci pada Selasa 17 September dengan pesawat GA 6105 pukul 05.45 WIB.
Sedangkan 370 jamaah haji dan 5 petugas haji dari kloter 20 berangkat dengan GA 6205 pukul 09.35 WIB.
(aan/gah)










































