Ternyata penderitaan penjual kopi di Kebon Jeruk yang disekap preman tak cuma disiksa secara seksual, melainkan juga ditetesi plastik panas. Penjual kopi itu juga ditodong senjata api dan senjata tajam.
Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Jakarta Barat AKBP Hengki Haryadi di kantornya, Mapolres Jakbar, Jalan S Parman, Jakarta, Minggu (15/9/2013).
"Korban juga ditodong pistol dan (pedang) samurai," kata Hengki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(nwk/mad)










































