Para pendaki yang berada di puncak Gunung Sinabung beberapa jam setelah letusan terjadi menyatakan, mereka tidak melihat ada perubahan yang mencolok di puncak. Salah seorang pendaki Khairi Azmi menyatakan, struktur bebatuan yang ada di puncak terlihat normal.
“Letusan itu tidak membuat perubahan apa-apa. Tidak ada kawah baru,” kata Khairi Azmi di Danau Kawar, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Asap disertai abu vulkanik yang terus keluar sejak letusan terjadi hingga sore ini, berasal dari sisi samping puncak gunung. Kepundan itu berjarak beberapa puluh meter di bawah titik tertinggi gunung yang berketinggian 2.451 meter dari permukaan laut (mdpl) itu.
Ketika meletus pada Agustus hingga September 2010 lalu, struktur Gunung Sinabung mengalami beberapa perubahan di bagian puncak. Letusan itu juga menyebabkan hadirnya kawah baru.
(rul/lh)











































