Didampingi puluhan wartawan dan karyawan Balai Kota DKI Jakarta, Ahok tiba di Bandara HAS Hananjoeddin Sabtu pagi. Dengan penuh semangat, orang nomor dua di Jakarta ini menceritakan keindahan alam Bangka Belitung, khususnya Belitung Timur.
"Biasanya wartawan yang memandu saya wawancara. Hari ini saya yang jadi tour guide ya," ujar Ahok di Bandara HAS Hananjoeddin, Tanjung Pandan, Bangka Belitung, Sabtu (14/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada umumnya pantai terasa panas karena gersang dan hanya ditumbuhi pohon kelapa. Namun berbeda dengan Pantai Tanjung Tinggi. Pantai ini terasa sangat rindang karena banyak ditumbuhi pepohonan.
"Ini pantai tempat shooting film Laskar Pelangi. Disini pantainya bagus-bagus. Selain ini ada Tanjung Kelayang, Tanjung Binga dan Tanjung Pendam. Nanti kita mampir kesana satu-satu," kata Ahok.
Selain wisata, Ahok juga mengenalkan masakan khas Belitung yaitu mie Belitung. Mie berwarna kuning ini terasa kenyal dan empuk. Mie Belitung dilengkapi dengan kentang, tahu goreng, tauge dan mentimun. Mie ini juga dilengkapi dengan kuah manis berisi udang.
Disamping itu, Ahok juga menjelaskan betapa besar hasil timah di Belitung. Namun hasil timah tersebut dieksplorasi secara besar-besaran sehingga menyebabkan kerusakan alam. Upaya reboisasi hutan untuk mengembalikan produktifitas lahan gagal.
Saat dirinya menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada tahun 2006 hingga 2009, ia membuat kebijakan untuk mereklamasi pulau-pulau yang rusak tersebut agar bisa ditanami kembali.
"Ini kesalahan biaya reklamasi uang jaminan terlalu murah. Disini tanam akasia dan sengon bagus, cepat tumbuhnya. Kalau manggis akan lama. Pernah kita coba tapi gagal," ujar Ahok sambil menunjuk lokasi hutan yang dulu ia bangun.
Ia berharap, Bupati Belitung Timur saat ini, yang dijabat oleh adiknya, Basuri Tjahaja Purnama dapat melanjutkan programnya dahulu. "Ya sekarang beliau yang memimpin. Tentunya saya dukung kalau yang dulu saya kerjakan dilanjutkan," ucap Ahok.
(kff/kha)











































