Ba'asyir: AS akan Mendapat Bencana Kalau Bush tak Berubah
Kamis, 04 Nov 2004 09:51 WIB
Jakarta - Amerika Serikat, menurut Abu Bakar Ba'asyir, akan mendapat bencana karena Presiden George Walter Bush terpilih lagi. Kecuali, jika Bush berubah dan tidak lagi mendatangkan bencana di negara lain.Ramalan ini disampaikan Ketua Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini sebelum menjalani persidangan sebagai terdakwa kasus teror di Auditorium Gedung Pertanian, Jl. TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Kamis (4/11/2004) pukul 07.55 WIB."Kalau terpilih lagi, Amerika Serikat akan mendapat bencana. Karena George Bush bikin bencana terus. Kecuali dia mau berubah, Insya Allah Amerika Serikat akan ada bencana," kata Ba'asyir yang dicegat wartawan saat memasuki ruang persidangan.Ba'asyir, saat dimintai komentarnya tentang kemenangan Bush, kembali menegaskan pernyataanya sebelumnya. "Kemenangan Bush merupakan bencana bagi AS. Kalau Bush tidak berubah kelakuannya."Dalam kesempatan itu Ba'asyir juga kembali menegaskan persidangan atas dirinya merupakan akibat dari intervensi asing. Dan, intervensi terhadap dirinya itu hanya salah satu contoh bagaimana intervensi asing bermain di Tanah Air. "Banyak sekali (intervensi asing). Orang yang pejabat Indonesia yang tidak bebas itu jelas. Jelas sekali mengintervensi di Indonesia. Mereka itu banyak sekali menjadi tuan di sini," kata Ba'asyir.Kasusnya, jelas Ba'asyir, karena Bush tidak ingin Syariat Islam ditegakkan. "Kasus saya itu Bush hanya memberangus. Karena takut Syariat Islam ditegakkan. Jadi bukan takut karena bom, justru makin banyak bom Bush makin senang."Dan di balik langkah Bush ada gerakan Zionis yang menungganginya. "Itu jelas. Ini percampuran intervensi internasional yang dilalui Yahudi, yaitu Zionis. Bush hanya ditunggangi oleh Zionis," demikian Abu Bakar Ba'asyir.
(gtp/)











































