Yaya, penjual ikan aligator di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, sudah menjual ikan aligator sejak lama. Dia pernah iseng memasukkan jari ke dalam akuarium dan terluka.
"Kalau iseng kita masukin jari terus kena telunjuk bisa luka juga karena giginya tajam. Apalagi kalau sudah gede," kata Yaya, saat ditemui di kiosnya, Jumat (13/9/2013).
Menurut Yaya, ukuran ikan tersebut bisa mencapai satu meter di usia setahun. Giginya runcing dan tajam. Biasanya, Yaya hanya mencampur ikan tersebut dengan karnivora lainnya. Berbeda dengan kios ikan di Sumenep, Jakpus, ikan di Radio Dalam dijual cukup murah. Harga Rp 15 ribu untuk ukuran 30 cm.
"Apa aja dimakan. Kodok aja dimakan," terangnya.
Pakar ikan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Sulistiono, mengatakan, pemelihara ikan aligator harus menjaga betul ikannya agar tak lepas ke habitat ikan lain seperti di waduk Jatiluhur. Dia pernah mendapat laporan soal ikan aligator di sungai dan membuat resah warga.
"Dipelihara boleh, tapi hati-hati seperti pelihara harimau. Kalau lepas, dia mestinya tanggung jawab," jelasnya.
Pengaturan impor ikan juga harus dibenahi. Bila perlu, ada sertifikat pemeliharannya. "Bila perlu dikasih barcode, supaya gampang dilacak," imbuhnya. (mad/trw)











































