"Semua yang ada di situ, patut kita curigai," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/9/2013).
Rikwanto mengatakan, kecurigaan tersebut tidak hanya kepada pihak sekuriti, tetapi juga tim arkeolog hingga bagian kepala rumah tangga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, tim arkeolog yang sempat mendokumentasikan empat lempengan emas itu, satu bulan sebelum dilaporkan hilang.
"Tadi pagi penyidik bincang dengan pejabat museum akan ada rencana revitalisasi benda bersejarah. Semua benda purbakala di sana didokumentasikan. Gambar yang didapat media itu dari tim revitalisasi," jelas Rikwanto.
Rikwanto mengatakan, pihaknya saat ini masih terus memeriksa 38 saksi yang antara lain sekuriti, tim arkeolog, kepala rumah tangga dan lain-lain.
"Sementara proses pemeriksaan masih berlangsung, masih kita dalami ini," ujarnya.
Polisi juga masih mendalami kapan persisnya benda tersebut hilang. "Untuk kejadian apakah Senin, Minggu atau Minggu lalu, ini masih berkembang, kita dalami waktu kehilangannya. Karena sejak dilaporkan belum tentu malam itu atau hari itu hilangnya," pungkasnya.
(mei/)










































