Salah seorang korban, Yono (34) menyatakan, lift utama hotel tersebut macet sekitar pukul 14.40 WIB, Jumat (13/9/2013). Semula dia dan lima tamu hotel lainnya turun dari lantai 9 menuju lobby hotel.
"Tiba-tiba lift bergoyang kuat, seperti membentur ke tembok. Tidak berjalan. Pada panel di dalam lift, indikator lampu menunjukkan huruf M," kata Yono.
Situasi itu membuat mereka yang berada di dalam lift panik, dan berusaha untuk keluar. Mereka mencoba menghubungi manajemen hotel dengan menekan tombol emergency.
"Operator bilang, mereka akan berusaha mengeluarkan. Tapi lama. Sekitar 20 menit kemudian baru bisa keluar, itu pun bukan di lobby, tetapi lantai P3. Setelah itu kami turun pakai tangga," kata Yono.
Menurut Yono, pihak hotel tidak menunjukkan rasa penyesalannya atas kejadian ini. Tidak ada pihak manajemen hotel berbintang lima tersebut yang menjumpai mereka dan menyampaikan permohonan maaf.
"Mungkin menurut mereka, terjebak dalam lift itu termasuk kejadian biasa," kata Yono.
Hingga kini, pihak hotel belum bisa dikonfirmasi mengenai kejadian ini.
(rul/trw)










































