Sebelum Koleksi Emas Hilang, Museum Gajah Dipakai Pemotretan

Sebelum Koleksi Emas Hilang, Museum Gajah Dipakai Pemotretan

Rivki - detikNews
Jumat, 13 Sep 2013 15:50 WIB
Sebelum Koleksi Emas Hilang, Museum Gajah Dipakai Pemotretan
Salah satu koleksi yang hilang
Jakarta -

Tim Reserse Kriminal Polres Jakpus, saat ini sedang memeriksa seorang office boy (OB) berinisial R. Dia merupakan orang pertama yang melaporkan adanya pencurian di Museum Nasional atau yang dikenal dengan Museum Gajah itu.

"Orangnya ada di Polres. Inisialnya R. Dia office boy, tugasnya mengelap kaca di lemari penyimpanan barang museum," kata Kasat Reskrim Polres Jakpus, AKBP Tatan Dirsan, di Museum Nasional, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (13/9/2013).

Berdasarkan keterangan R, ruangan Khazanah Arkeolog Emas sempat dipakai untuk acara pemotretan sebulan lalu. Acara pemotretan itu bertujuan untuk membuat buku tentang sejarah di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diketahui (adanya pencurian) Rabu (11/9/2013) pagi dan dilaporkan Kamis (12/9/2013). Mereka berusaha untuk mencari dulu, apakah kelupaan saat kegiatan pemotretan, karena lagi ada proses pembuatan buku. Makanya Kamis baru dilapor," katanya.

"Ada kaitannya dengan pemotretan dan orang dalam pak?" tanya wartawan.

"Belum ada. Kita nggak bisa menduga-duga kita nggak bisa mereka-reka," jawab Tatan.

4 Koleksi emas yang hilang yakni peninggalan Mataram kuno. 4 Koleksi itu terdiri dari benda lempeng Bulan Sabit Beraksara, lempengan Halihara, lempengan Naga, dan wadah bertutup (Cepuk).

(rvk/nwy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini