Puluhan PKL itu membentangkan spanduk bertuliskan, 'Kami PKL Pasar Gembrong Semuanya Pribumi. Kita Bukan Orang Asing'. Mereka juga menyanyikan lagu Indonesia raya dan yel-yel 'Pak Jokowi tolong pahami kami!' di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Jumat (13/9/2013).
Perwakilan Paguyuban Pasar Gembrong, Bruri mengatakan semua yang berdagang di pasar itu adalah asli pribumi dan tidak ada pendatang. Dengan tegas mereka menolak relokasi yang akan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bruri menyebut PKL Pasar Gembrong siap membantu penataan pasar itu sehingga menjadi rapi dan tidak macet. Pedagang mengaku kecewa
karena Jokowi langsung mengambil kebijakan relokasi tanpa memahami kondisi di Pasar Gembrong.
"Pahami dulu di sini baru buat kebijakan," ucapnya.
Sementara itu, pihak kepolisian yang berasal dari Polsek Jatinegara, Jakarta Timur juga terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi demonstrasi.
"Kita turunkan 50 personel. Mereka sudah melayangkan surat untuk melakukan aksi," ujar Kapolsek Jatinegara Kompol Suminto.
(tfq/nwk)










































