Menhan Tutup Latihan Militer Gabungan 18 Negara di Sentul

Menhan Tutup Latihan Militer Gabungan 18 Negara di Sentul

Prins David Saut - detikNews
Jumat, 13 Sep 2013 09:01 WIB
Menhan Tutup Latihan Militer Gabungan 18 Negara di Sentul
Menhan Purnomo Yusgiantoro didampingi perwakilan militer AS lihat-lihat pelayanan kesehatan oleh TNI.
Jakarta - Latihan militer gabungan 18 negara di Sentul, Jawa Barat ditutup. Penutupan latihan itu diisi dengan kegiatan bakti sosial berupa pelayanan kesehatan gratis bagi warga.

Pelaksanaan Latihan Gabungan Penanggulangan Teror 800 Pasukan Elit Militer digelar di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP), Sentul, Jawa Barat sejak Senin (9/9/2013). Latihan ini diikuti 800 pasukan elit dari 18 negara, di antaranya negara ASEAN, China, Jepang, Australia, India, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.
Β 
Pantauan di lokasi, Jumat (13/9/2013), 8 tenda besar didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Acara bakti sosial ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB pagi. 8 Tenda itu terdiri dari tenda penerimaan pendaftaran, tenda diagnosis, tenda apotek, kacamata, pengukuran tangan dan kaki palsu.

Acara ini cukup menarik warga sekitar Sentul. Hal ini terlihat dari antusiasme warga mendatangi pelayanan gratis ini. Sekitar 500 warga mendatangi tempat ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari para tentara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan anggota Kopassus membantu warga yang sebagian besar adalah manula. Mereka memberikan bantuan pelayanan seperti pemasangan kaki, dan mengantar ke dokter untuk diagnosa.

Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro sempat berkeliling melihat-melihat kegiatan tersebut dengan didampingi seorang tentara dari militer AS.

"Kita ingin menjadi salah satu solusi bagi masalah-masalah sosial, seperti pelayanan kesehatan ini," ujar salah seorang prajurit TNI yang mendampingi Menhan.

(vid/rmd)


Berita Terkait