Meski begitu, aksi pencuri-pencuri nekat masih saja sering terjadi di museum. Bahkan beberapa kasus di antaranya hingga kini belum terkuak meski sudah terjadi bertahun-tahun yang lalu.
Berikut 5 kasus pencurian benda-benda dalam museum yang pernah terjadi di beberapa negara.
1. Museum Sonobudoyo, Yogyakarta
|
|
Sejumlah koleksi yang hilang diantaranya, satu buah perhiasan emas berbentuk bulan sabit, empat buah lempengan silhuette, satu buah topeng emas, satu buah lempeng emas, dua buah lempengan perak, 19 buah fragmen perhiasan.
Selanjutnya satu buah perhiasan berbentuk ular, satu buah patung Dewi Tara, satu buah patung Avalokiteswara, satu buah fragmen berlapis emas, enam buah kalung bandul motif binatang, lima buah kalung bandul motif buah, dua buah kalung untir, tiga buah kalung manik-manik, empat buah kalung bandul dan tiga buah bandul motif bulan sabit.
Saksi yang pertama kali mengetahui benda-benda itu hilang dicuri adalah karyawan museum, Bambang Suprayogi. Saat itu, Bambang melihat ada pecahan kaca di ruang kerjanya yang berdekatan dengan lokasi penyimpanan koleksi emas yang hilang.
2. Museum Gajah, Jakarta
|
|
Nilai barang-barang tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah. Pencurian ini menjadi yang keempat kalinya terjadi di museum ini.
Setelah pencurian oleh perampok seni legendaris, Kusni Kasdut pada tahun 1961, selama kurun 1990-an sudah terjadi 2 kali pencurian.
3. Museum Kunsthal, Belanda Kehilangan 7 Mahakarya Senilai 28,50 dollar
|
|
Karya-karya yang hilang tersebut termasuk Tete d'Arlequin karya Picasso, La Liseuse en Blanc et Jaune karya Matisse, Waterloo Bridge karya Monet, serta Woman with Eyes Closed karya Freud.
Menurut para jaksa penuntut, nilai total barang curian tersebut adalah 28,5 juta dollar (sekitar Rp 288 milyar), namun, saat pencurian terjadi, pakar-pakar seni menyatakan nilainya mencapai 160 juta dollar.
4. Perampokan di Museum Olimpiade Yunani
|
|
Pencurian dilakukan oleh dua orang bermasker yang merusak tempat pameran benda bersejarah dan mengambil lebih dari 60 benda setelah melumpuhkan seorang penjaga di museum di Olympia.
Walikota Olympia, mengatakan sebagian besar benda yang dicuri patung perunggu dan tanah liat, yang tidak terhitung nilainya.
Pencuri bersenjata dilaporkan memasuki Museum Sejarah Olimpiade pada Jumat pagi waktu setempat dan meminta kepada seorang pegawai perempuan untuk menyerahkan sejumlah benda bersejarah.
Pegawai museum itu menolak, kemudian diikat dan disumbat.
Pengurangan anggaran budaya. Tak hanya mencuri, para perampok itu juga merusak sejumlah benda bersejarah di museum itu.
5. Peninggalan Firaun di Museum Nasional Mesir Hilang Saat Chaos
|
|
Seperti dikutip dari situs blog Kepala Pengawasan Benda Purbakala Mesir Zahi Hawass, www.drhawass.com, yang diposting 12 Februari 2011, sebanyak 8 patung dan peninggalan purbakala hilang. Dalam artikel berjudul 'Sad News', Hawass memaparkan 8 benda purbakala itu dia terima dari laporan staf database Museum Nasional Mesir.
Berikut 8 peninggalan Firaun yang hilang yang dilaporkan Museum Nasional Mesir:
1. Patung Tutankhamun yang diangkat dewi dari kayu yang disepuh
2. Patung Tutankhamun yang sedang menombak dari kayu yang disepuh. Hanya bagian anggota badan atas patung yang hilang.
3. Patung Akhenaten memegang meja persembahan dari batu gamping.
4. Patung Nefertiti membuat persembahan.
5. Patung kepala putri Amarna dari batu pasir.
6. Patung juru tulis dari Amarna dari batu.
7. Patung shabti (patung tiruan untuk orang mati dari Mesir Kuno) dari Yuya (ada 11 patung)
8. Patung Heart Scarab dari Yuya.
Halaman 2 dari 6











































