Museum Gajah Alami 2 Kali Kecurian Tahun 90-an, Libatkan Orang Dalam

Museum Gajah Alami 2 Kali Kecurian Tahun 90-an, Libatkan Orang Dalam

Rivki - detikNews
Kamis, 12 Sep 2013 18:13 WIB
Museum Gajah Alami 2 Kali Kecurian Tahun 90-an, Libatkan Orang Dalam
Museum Nasional alias Museum Gajah (Putri/detikcom)
Jakarta - Pencurian benda purbakala di Museum Nasional alias Museum Gajah ternyata sudah terjadi keempat kalinya. Setelah pencurian oleh perampok seni legendaris, Kusni Kasdut pada tahun 1961, selama kurun 1990-an sudah terjadi 2 kali pencurian. Wah!

"Ini ketiga. Pertama kehilangan keramik tahun 92-an, juga pernah hilang dan nggak kembali," kata Direktur Museum Nasional Intan Mardiana di Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2013).

Intan menambahkan, museum itu juga pernah dicuri koleksi lukisannya. Kali ini melibatkan orang dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu lukisan Basuki Abdullah tahun 1996, tapi pelakunya ditangkap dan barang kembali. Dan ternyata itu kerjasama sama orang dalam. Dan tahun ini, ini yang ketiga kalinya," jelas dia.

Nah kecurigaan melibatkan orang dalam itu masih diselidiki polisi. "Kan masih penyelidikan polisi. Jadi kalau ada kecurigaan orang dalam, itu yang sedang diselidiki," tutur Intan.

Benda yang hilang dicuri dari Museum Gajah kali ini adalah 4 benda purbakala dari abad 10 dari zaman Mataram dan Majapahit kuno yakni benda Lempeng Bulan Sabit Beraksara, Lempengan Halihara, Lempengan Naga, dan Wadah Bertutup (Cepuk).

(nwk/trw)


Berita Terkait