Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.16 WIB, Selasa (10/9/2013). Mobil Toyota Innova bernomor polisi H 8105 SQ yang ditumpangi Bupati Pekalongan Amat Antono dan dikemudikan Pitaya (44) menuju rumah dinas bupati. Saat itu, Amat baru saja pulang dari Jakarta dan turun di stasiun kereta api.
Saat melintas di jalan Raya Pahlawan, Desa Kebon Agung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, mobil menabrak motor Honda Supra X 125 bernopol G 2002 GK yang datang dari arah sebaliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, Amat Antono tengah tertidur. Ia terbangun dan mendapati seorang pengendara motor, Nuryanto (58), warga desa Rowolaku, Kajen tergeletak. Pria pensiunan PNS itu tewas seketika di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan pengembangan terkait peristiwa tersebut. Sementara itu sopir bupati masih ditetapkan sebagai saksi. Jika nantinya sudah cukup bukti, maka Pitaya bisa dijadikan tersangka.
"Untuk sementara waktu driver saksi, kalau cukup bukti bisa tersangka," tandasnya.
Aidil menambahkan, dari faktor-faktor penyebab kecelakaan yaitu sarana, kendaraan dan faktor manusia, yang paling memungkinkan adalah faktor manusia yang merujuk pada kelalaian.
"Ada marka, ada lampu, jadi sarana bagus. Mobil juga baru, mungkin karena ngantuk dan letih karena kejadiannya dini hari," ujar Aidil.
Terkait kejadian tersebut, Amat memberikan bantuan kepada keluarga korban berupa uang duka dan bantuan pemakaman.
(alg/trw)











































