Dalam siaran pers KJRI Sydney, Rabu (11/9/2013), Pesta Rakyat 2013 yang digelar pada Minggu (8/9) lalu ini dibagi dalam 2 acara, yakni acara siang dan acara malam.
"Acara siang menampilkan kegiatan kesenian dari organisasi masyarakat yang berada di Queensland," kata Konsul Pensosbud KJRI Nicolas Manoppo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nicolas menambahkan, berdasarkan keterangan Ketua Panitia Pesta Rakyat 2013, Venesa Supit, kegaitan Pesta Rakyat merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh PPIA Queensland, yang dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya dan bahasa Indonesia di Queensland, Australia.
"Dalam Pesta Rakyat ini juga diperkenalkan hidangan masakan khas Indonesia yang banyak disukai oleh masyarakat Australia dan komunitas lainnya di Queensland, seperti nasi rendang, sate ayam dan kambing," imbuhnya.
Pesta Rakyat ini juga telah menjadi pertunjukan media informasi dan promosi Indonesia yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh masyarakat di Queensland.
"KJRI Sydney, dalam rangka melakukan kegiatan menjemput bola, melaksanakan pelayanan kekonsuleran dan keimigrasian kepada masyarakat setempat dengna mengambil momentum Pesta Rayat 2013. Kegiatan yang dilakukan yakni: menerima pendaftaran Warga Negara Indonesia untuk ikut serta dalam Pemilihan Umum 2014," tuturnya.
WNI di Queensland yang mendaftar untuk ikut serta dalam Pemilu 2014 di telah mencapai diatas 100 orang. Demikian juga dalam pelayanan kekonusleran yang meliputi, pelayanan lapor diri masyarakat Indonesia yang baru datang di Australia, pelayanan penterjemahan dan pengesahan SIM Indonesia dalam Bahasa Inggris sebagai syarat untuk melakukan aplikasi SIM Australia, serta pelayanan lainnya.
Dalam bidang keimigrasian, KJRI Sydney melakukan kegiatan pelayanan visa kepada masyarakat asing yang akan berpergian ke Indonesia, pelayanan perpanjangan paspor masyarakat yang hampir habis masa berlakunya, serta pelayanan informasi keimigrasian.
"Kegiatan jemput bola KJRI Sydney ini sangat membantu masyarakat Indonesia maupun masyarakat Australia dan komunitasi asing lainnyan yang akan mengurus dokumen kekonsuleran dan keimigrasian dari pada mereka harus datang ke KJRI di Sydney maupun mengirimkan dokumen melalui surat dengan resiko hilang dalam perjalanan," tutupnya.
(ndr/mad)










































