Iring-iringan rombongan yang membawa jenazah Sukardi tiba di TPU Kemiri, Jl Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2013) sekitar pukul 13.00 WIB. Kondisi cuaca saat itu begitu terik.
Perlahan-lahan, petugas mulai menurunkan jenazah Sukardi ke dalam liang lahat. Di sinilah suasana pedih begitu terasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun air mata Tirta tak bisa dibendung lagi. Sambil memegang Devi, Tirta terus menangis. Anak pertamanya, Dita, berusaha meredakan tangisan ibunya.
"Harus ikhlas, jangan nangis, harus ikhlas," kata Dita sambil menahan sedih.
Wadir Pol Air Kombes Pol M Zaini menyerahkan bendera merah putih kepada Tirta. "Ini ujian yang sangat berat dan menyedihkan untuk kita, tapi Yang Maha Kuasa menghendaki demikian, selayaknya kita menerima dengan ikhlas," kata Zaini.
Proses pemakaman Aipda Anumerta Sukardi menarik perhatian banyak orang. Terlebih lagi saat itu TPU memang sedang ramai karena ada pemakaman lainnya.
(mok/nrl)










































