Vonis Kasus Cebongan

Soal Vonis Serda Ucok, KSAD: Kita Hormati Hukum yang Ada

- detikNews
Rabu, 11 Sep 2013 13:31 WIB
Jakarta - Serda Ucok dan rekan-rekannya akan mengajukan banding usai vonis yang diberikan pada mereka dalam kasus penyerangan LP Cebongan. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen Budiman mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang melibatkan 11 anggota Kopassus itu.

"Dari sejak awal kita menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum, kita percayai itu. Setelah vonis saya menghormati proses hukum lanjutan oleh para terdakwa, biarkan ini berlanjut," ujar Budiman usai menerima Brevet Komando Kehormatan di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (11/9/2013).

"Saya juga melihat prajurit-prajurit saya tetap tegar. Mudah-mudahan, terutama bagi keluarga terdakwa," imbuhnya.

Soal pendapat sebagian pihak yang menyebutkan vonis yang dijatuhkan kepada Serda Ucok Cs terlalu ringan, Budiman menghormati keputusan yang sudah ada.

"Sebagiannya? Sebagian yang mana? Silakan dihitung, kita kan menghormati, jangan karena keinginan kita sendiri," jawab Budiman.

Terdakwa kasus Cebongan, Serda Ucok dan 11 prajurit Kopassus lainnya diperiksa sejak April 2013. Oleh hakim, Serda Ucok divonis paling tinggi yakni 11 tahun karena dianggap sebagai inisiator penyerangan LP Cebongan dan eksekutor 4 tahanan.

Dua rekannya, Serda Sugeng Sumaryanto divonis 8 tahun penjara dan dipecat. Sedangkan Kopral Satu Kodik divonis 6 tahun penjara. Hukuman ini lebih rendah dibanding tuntutan oditur, yakni 10 tahun dan 8 tahun penjara. Ketiganya langsung banding atas putusan itu.

(dha/rmd)