Soal Capres, PDIP Bantah Ada yang 'Pro Mega' dan 'Pro Jokowi'

Soal Capres, PDIP Bantah Ada yang 'Pro Mega' dan 'Pro Jokowi'

- detikNews
Selasa, 10 Sep 2013 10:11 WIB
Soal Capres, PDIP Bantah Ada yang Pro Mega dan Pro Jokowi
Jakarta - Rakernas PDIP 6-8 September lalu tak memberikan kejutan seperti yang diduga sebelum soal nama capres partai banteng itu. Wasekjen PDIP Hasto Kristianto menyatakan soal penetapan capres PDIP tegas satu komando ketua umum, tidak ada yang memaksakan kehendak terkait pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

"Mereka yang menilai tidak ada kejutan, karena dalam mind setnya adalah penetapan capres sekarang. Politik itu dinamis dan ada seni dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan momentum politik yang ada," kata Wasekjen PDIP Hasto Kristianto kepada detikcom, Selasa (10/9/2012).

Menurutnya, PDIP menyadari adanya pihak lain yang mendorong secepatnya penetapan capres PDIP termasuk adanya spanduk dan banner dengan kecenderungan provokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal itu justru makin menyadarkan PDIP ada pihak-pihak yang mencoba memainkan beberapa isu, termasuk upaya menciptakan friksi di internal," tuturnya.

"Mereka tidak tahu bahwa PDIP itu solid, satu ideologi, dan satu komando!," tegas Hasto.

Bagi PDIP lanjut Hasto, momentum politik penetapan capres adalah resultante (hasil) antara dinamika politik nasional, kepentingan strategis partai, kesiapan jajaran struktural dan juga faktor lain yg akan dihadapi.

"Persoalan tidak ada kejutan, rasanya harus dicermati lagi terhadap seluruh pidato pembukaan ketua umum dan rekomendasi Rakernas," ucapnya.

(/)


Berita Terkait