"Kalau wawancara biasa bikin film, itu biasa, nah memang waktunya terbatas. Kita tidak bisa menjelaskan Indonesia secara utuh sehingga pemahaman Harrison saat dia pergi ke Tesso Nilo ada perambah ribuan orang," jelas Zulkifli saat dikonfirmasi, Selasa (10/9/2013).
Menurut dia, tak ada insiden yang luar biasa pada Senin (9/9) di kantornya di lantai 4. Hanya saja, Ford menolak menanam pohon bersama. Ford tengah syuting film dokumenter mengenai kondisi lingkungan di Indonesia. Film itu akan tayang di AS April 2014 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PAN ini juga menyampaikan, soal apa yang terjadi dianggapnya hal biasa, hanya ada kesalahpahaman dalam pandangan Ford soal lingkungan.
"Dia bilang kenapa perambah hutan nggak ditangkap? Kalau nggak ditangkap, nanti tambah rusak, kita bilang kita baru demokrasi pendekatan kesejahteraan," tuturnya.
(fdn/ndr)










































