"Hampir tidak pernah (perbedaan pendapat). Tapi beliau instingnya lebih baik sih," ujar Ahok usai melepas ratusan atlet pelajar kontingen Jakarta di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2013).
Ahok selalu memposisikan dirinya sebagai staf Jokowi. Dia juga selalu mengerjakan titah Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengaku perbedaan dirinya dengan Jokowi hanyalah soal makan dan jam rapat. "Selama ini beda cuma makan dan jam rapat. Makanya nggak cocok," candanya.
Ahok menilai Jokowi cocok sebagai pemimpin. Jokowi bisa mengatur orang agar dapat bekerja sesuai keinginannya.
"Kalau yang lain kan nggak cocok ribut. Berarti kan nggak bisa memimpin. Kalau pemimpin yang hebat dia kan bisa memimpin wakilnya sampai selesai kerja, itu pemimpin. Definisi pemimpin, bisa meminta orang mengerjakan yang dia mau dan yang mengerjakan itu merasa senang," papar suami Veronica ini.
(nik/nrl)











































