Pasca Teror Penembakan, Kapolri Akui Polisi Bekerja Overload

Pasca Teror Penembakan, Kapolri Akui Polisi Bekerja Overload

Rini Friastuti - detikNews
Senin, 09 Sep 2013 12:24 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan saat ini anggotanya terus melakukan penyiagaan di sejumlah tempat pasca penembakan yang menewaskan beberapa orang anggota polisi beberapa waktu lalu. Polisi sudah menetapkan 2 tersangka dalam kasus-kasus itu.

"Kan sudah 2 orang itu (yang diidentifikasi). Kita tunggu saja. Siang malam (polisi) tidak tidur, tim terus bekerja," ujarnya kepada wartawan saat meresmikan penambahan unit pelayanan ICU dan Forensik di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (9/9/2013).

Selain itu, menurut Timur saat ini pelayanan kepolisian juga semakin ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian serupa. Sehingga saat ini banyak anggota polri bekerja secara overload hingga lupa waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi kan overload kerjaannya, dipanggil masyarakat, jadi yang tadi itu, makan pasti terlambat karena kesibukan," jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut tak lepas dari tugas kedokteran kepolisian untuk melayani polisi dan masyarakat secara optimal. "Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik, baik kepada anggota kita yang bekerja siang malam, termasuk juga untuk melayani masyarakat secara maksimal," tuturnya.

(rii/rmd)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads