Salip Konvoi Pemkab Simalungun, Karyawan Swasta Dianiaya

Salip Konvoi Pemkab Simalungun, Karyawan Swasta Dianiaya

Andi Siahaan - detikNews
Senin, 09 Sep 2013 00:32 WIB
Simalungun, - Diduga karena kesal, seorang karyawan swasta di Pematangsiantar dianiaya saat memotong konvoi kenderaan Bupati Simalungun Sumut. Akibatnya korban menderita luka di bagian wajah dengan baju terkoyak.

"Baru saja ku salip dua mobil rombongan, salah satu mobil Dinas Perhubungan menghentikan mobilku. Terus dari mobil Kijang Innova BK 9374 T keluar sekitar 5 orang dan memukuli aku," ungkap karyawan swasta Heri Bernad Duha kepada detikcom, Minggu (8/9/2013) malam.

Peristiwa itu terjadi Minggu (8/9) sekitar pukul 20.30 WIB, di jalan lintas Sumatera tepatnya di desa Tiga Balata. Penganiayaan berawal ketika Heri (42) yang mengendarai mobil Kijang Innova B 1967 SRL melintas dari Padang Sidempuan menuju kota Pematangsiantar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tiba di tempat kejadian, Heri bertemu dengan konvoi kenderaan Pemkab Simalungun. Korban kemudian berusaha menyalip iring iringan kenderaan.

Heri mengaku sangat menyesalkan perbuatan pelaku. Penganiayaan dilakukan hanya karena masalah kecil. "Aku berani menyalip karena ku lihat kenderaan lain diluar kenderaan rombongan ikut menyalip," ujarnya.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, Heri akhirnya membuat laporan pengaduan ke Polsek Tiga Balata. Sayangnya pengaduan korban tidak diterima. Polisi menyarankan agar korban melaporkan ke Polres Simalungun di Pematang Raya. Sementara kepala dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Infokom) Pemkab Simalungun Mixnon Andreas Simamora membatah adanya penganiayaan.

"Dia berusaha melarikan diri setelah menyerempet salah satu mobil dinas. Melihat melarikan diri, mobil patroli dinas perhubungan mengejar dan menghentikan dia. Tapi tidak ada penganiayaan," jelas Mixnon Andreas Simamora.

(rna/rna)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini