PDIP Jateng Belum Berani Suarakan Pencapresan Jokowi

Rakernas PDIP

PDIP Jateng Belum Berani Suarakan Pencapresan Jokowi

Danu Damarjati - detikNews
Sabtu, 07 Sep 2013 16:17 WIB
PDIP Jateng Belum Berani Suarakan Pencapresan Jokowi
Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Tengah masih malu-malu kucing mengutarakan dukungannya terhadap pencapresan Joko Widodo alias Jokowi. Momentum yang tepat sangat dibutuhkan PDIP untuk menentukan waktu deklarasi capres.

"Suara di Jawa Tengah, ya biasa-biasa saja. Kalau waktunya salat zuhur, belum waktunya salat maghrib," kata Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD PDIP Jawa Tengah M Prakosa, Sabtu (7/9/2013).

Prakosa menyatakan analogi momentum deklarasi capres itu saat ditanyai wartawan soal dukungan terhadap Jokowi di kalangan kader PDIP Jateng. Dirinya berbicara di sela-sela Rakernas III PDIP di Econvention Bulding, Ancol, Jakarta Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prakosa merasa dirinya belum saatnya berbicara soal pencapresan. Dirinya justru mendukung jika deklarasi capres dilakukan PDIP setelah Pileg 2014.

"Menurut pandangan saya, deklarasi harus setelah Pileg. Seperti sekarang ada konvensi dari partai lain, nanti dapat calon yang diusung. Tiba-tiba kalau dapat suara cuma 7 persen di Pileg bagaimana? Tidak bisa mencalonkan capres dan cawapres," tuturnya.

(dnu/van)


Berita Terkait