Panitia pun menyiapkan berbagai atraksi, termasuk Sigale-gale setinggi 15 meter yang terapung di tengah danau.
Ketua Umum Panitia FDT yang juga Bupati Samosir Mangindar Simbolon menyatakan, Sigale-gale yang merupakan boneka khas Batak itu tingginya mencapai 15 meter. Diletakkan secara terapung di danau. Posisinya antara Bukit Beta dengan Tuktuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desain Sigale-gale ini dikerjakan para seniman, dan materialnya yang ramah lingkungan sebagian besar disiapkan di Jakarta. Lalu seluruh material itu dibawa ke Sumut dengan kontainer. Saat ini proses perakitannya tengah berlangsung di danau.
“Pada saat festival berlangsung, pengunjung akan dapat menyaksikan Sigale-gale ini. Jika tertiup angin, akan terlihat seperti menari atau menortor,” kata Simbolon.
Selain Sigale-gale raksasa, ada beragam atraksi kebudayaan yang dijanjikan panitia. Termasuk di antaranya lomba perahu solu bolon dan Festival Drum Dunia atau world Drum Festival.
(rul/fdn)










































