Ratusan Rumah di Asahan, Sumut, Terendam Air
Rabu, 03 Nov 2004 05:46 WIB
Medan - Meluapnya Sungai Silau di Kec. Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mengakibatkan ratusan rumah di beberapa desa di kecamatan itu terendam air. sebagian sudah meninggalkan rumah, karena khawatir debit air semakin tinggi.Hingga Selasa (2/11/2004), genangan air sudah sampai ke ruas jalan di Bekwe, yang menghubungkan Kota Kisaran, inukota Asahan, dengan Desa Tinggi Raja dan Piasa Ulu, di Kecamatan Buntu Pane. Selain di badan jalan tersebut, air juga meluap di badan jalan yang terletak di Kampung Antara desa Prapat Janji Kecamatan Buntu Pane. "Sebenarnya luapan air berlangsung sudah sejak pukul 10.00 WIB, namun itu belum merambah ke rumah-rumah maupun kebeberapa badan jalan," ujar Zulhanuddin (45), salah seorang penduduk.Sekira pukul 12.30 WIB, debit air terus merangkan naik. Dan beberapa saat kemudian maka rumah-rumah penduduk di Kampung Antara Desa Prapat Janji yang merupakan langganan banjir karena lokasi sangat rendah mulai digenangi air. Rumah yang terendam air itu yakni, Kampung Antara dan beberapa dusun di Desa Prapat Janji itu, Desa Sungai Silau, Desa Tinggi Raja dan Piasa Ulu. Sebagian warga di sana telah meninggalkan rumahnya. Mereka umumnya mengungsi ke rumah saudara-saudaranya yang berada di tempat yang lebih tinggi. Sejauh ini belum ada laporan tentang korban sakit maupun kerugian akibat banjir ini. Sejumlah penduduk menyatakan, terjadinya luapan air sungai juga berkaitan dengan rusaknya bendungan yang terdapat di Desa Prapat Janji. Bendungan yang merupakan beronjong yang dibangun pada tahun 2002 itu tidak memiliki daya tahan karena tidak dikerjakan dengan baik.
(dni/)











































