AA Gym Prihatin DPR Kisruh dan Tak Akur

AA Gym Prihatin DPR Kisruh dan Tak Akur

- detikNews
Rabu, 03 Nov 2004 04:41 WIB
Yogyakarta - Da'i kondang KH Abdullah Gymnastiar yang sering dikenal dengan nama Aa Gym prihatin terjadinya kekisruhan di DPR RI. Rakyat yang memilih mereka secara langsung juga semakin bingung dan kecewa atas ulah dan kinerja para wakil rakyat yang hanya mementingkan kelompoknya sendiri."Kenapa terjadi seperti ini. Orang yang kita pilih, pinter-pinter kok susah akur, sedang rakyatnya saja akur," kata Aa Gym dihadapan belasan ribu umat Islam yang memadati halaman Masjid Kampus UGM Yogyakarta dalam acara Gema Ramadan, Selasa (2/11/2004) malam.Padahal kata dia, tugas pemilu sudah diselesaikan oleh rakyat dengan tertib dan menyoblos dengan aman. Seusai menyoblos meski asalnya berbeda partai tapi bisa berbaur seperti sekarang ini. "Sudah selesai masalahnya. pemerintah sudah ada. Namun kenapa orang-orang yang kita pilih belum bisa akur," katanya.Aa Gym juga merasa malu, padahal Indonesia dikenal saat ini sebagai negara raksasa yang bisa melaksanakan proses pemilu dengan baik dan sukses. "Bahkan dunia menyambut dengan gegap gempita. Rakyat Indonesia hebat, tapi kini aku malu. Karena sekarang yang kita banggakan itu redup karena belum bisa akur," ujarnya.Menurut Aa Gym, saat ini rakyat juga merasa jengkel karena ingin bisa secepatnya bergerak maju tapi tidak dapat dilakukan. "Kita ini sudah capek sudah tiga kali pemilu, nyoblos ini, nyoblos itu tapi ribut terus. Ibarat kita ini masuk sebuah lubang dan berantem terus didalam lubang. Jadi kapan kita bisa naiknya," kata pengasuh Ponpes Daruut Thauhid Bandung itu.Akibatnya kata Aa Gym, bila terjadi seperti ini terus menerus, citra DPR akan ambruk. Bila berlarut-larut DPR akan jadi cemoohan banyak orang. Bila ini berlarut-larut lanjut dia, akan membuat produk-produk yang dihasilkan seperti undang-undang juga tidak kredibel."Kita jadi tidak respek lagi. Boro-boro ngurus negara, ngurus 500 orang saja berantem. Apalagi ngurus 200 juta orang," katanya.Meski ada yang tidak beres, dia mengingatkan agar tidak memvonis semua anggota dewan itu buruk. "Walaupun ada yang tidak sependapat, tetap DPR adalah milik kita. Tetap orang-orangnya kita yang memilih dan kita doakan rame-rame saja," imbuhnya.Dia juga meminta agar rakyat tidak usah loyal terhadap partai, tetapi loyal pada nilai-nilai yang harus dipegang. "Ini adalah kesempatan besar bagi rakyat Indonesia untuk menilai para elit politiknya," demikian Aa Gym. (dni/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads