Bila Dua Kubu di DPR Berpapasan

Bila Dua Kubu di DPR Berpapasan

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2004 17:39 WIB
Jakarta - Kisruh di DPR antara Koalisi Kebangsaan dengan Koalisi Kerakyatan memang tampak seru. Tapi, pernahkah Anda membayangkan bagaimana bila anggota dua kubu ini berpapasan di jalan? Oh, ternyata mereka masih saling bercanda. Pemandangan ini tampak saat Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi (FPBR) Bursah Zarnubi bertemu dengan sejumlah anggota DPR dari fraksi-fraksi Koalisi Kerakyatan. Di DPR, FPBR memang menjadi anggota dari Koalisi Kebangsaan. Saat itu, sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (2/11/2004) di depan lift di gedung Nusantara I, gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Bursah Zarnubi tampak keluar dari lift. Sedangkan di depan lift sudah berdiri sejumlah anggota DPR dari Koalisi Kerakyatan. Di antara mereka, ada Mustafa Kamal (FPKS), Hakam Naja (FPAN), Drajat Wibowo (F-PAN), dan Yunus Yosfiah (FPPP). "Assalamualaikum," kata seseorang di antara mereka kepada Bursah. Setelah menjawab salam, Bursah dan para anggota fraksi Koalisi Kerakyatan itu pun saling bercakap-cakap, dimulai dengan 'say hello'. Mereka saling menanyakan kabar. Mimik mereka tampak cair, tidak ada ketegangan. Bahkan, mereka tampak bercanda. "Ah...kita kan cuma fraksi kecil," kata Bursah tiba-tiba sambil tersenyum. Sebelumnya, memang sempat ada pembicaraan ringan di antara mereka. "Fraksi kecil, tapi kan dapatnya besar," timpal salah seorang dari Koalisi Kerakyatan. "Sekarang ini, yang menentukan memang yang kecil-kecil. Tergantung rapat siapa, soalnya," timpal yang lain. "PBR kan adiknya PPP, merapat ke PPP aja lagi," celetuk lainnya sambil tertawa. Pertemuan tidak lama. Para anggota DPR dari Koalisi Kerakyatan itu kemudian naik lift. Sementara Bursah menuju ruang parkir, karena dia akan pulang. Saat ditemui, Bursah mengaku, meski DPR sedang kisruh, tapi hubungan pribadi antaranggota DPR dari kubu masih tetap baik. "Hubungan kita baik-baik saja, karena kebanyakan kita adalah teman-teman lama. Banyak yang saya kenal sebelum menjadi anggota dewan," kata dia. Tentang kisruh di DPR, sebenarnya ini adalah masalah pimpinan parpol. "Seharusnya, merekalah yang harus bertemu untuk sama-sama cari solusi," ungkap Bursah saat ditanya bagaimana salah satu cara agar kisruh ini mereda. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads