Hasyim Muzadi Minta DPR Kembali ke Nurani Rakyat
Selasa, 02 Nov 2004 17:21 WIB
Jakarta - Kisruh di DPR menyedot perhatian berbagai kalangan. Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi meminta DPR menahan diri dan saling memaafkan. "Saya hanya bisa memberikan pesan moral, tidak bisa mencampuri urusan politik praktis karena saya sudah dalam posisi ketua umum PBNU. Pesan moral kita, siapa pun yang dipercaya oleh rakyat baik eksekutif maupun legislatif dan perangkat tinggi lainnya untuk kembali kepada nurani rakyat. Melalui nurani beliau masing-masing sehingga tidak terjebak pada masalah yang instrumental," imbau Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi usai bertemu dengan Duta Besar Thailand untuk Indonesia Atchara Sriputhra di kantor PBNU, Jalan Keramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (2/11/2004)."Karena ini bulan Ramadan, seharusnya masing-masing bisa menahan diri untuk berbuat banyak dan bermanfaat bagi bangsa. Saya harap bulan Syawal pada hari lebaran tidak hanya berlebaran secara personal tetapi juga inter institusional sehingga masyarakat diayomi agar teduh dan tenteram," lanjutnya.Muktamar NUDalam kesempatan itu, Hasyim Muzadi mengatakan dirinya belum memutuskan untuk mencalonkan diri lagi sebagai Ketua Umum PBNU."Begini untuk diri saya sampai hari ini belum ada keputusan tentang pencalonan. Saya masih konsentrasi untuk mensukseskan muktamar. Itu kewajiban ketua umum PBNU untuk mensukseskan secara teknis program dan antisipsi masalah-masalah keagamaan dan kebangsaan ke depan. Perkara lain mau mengajukan calon atau mencalonkan itu demokratis saja. Itu saya sediakan ring untuk calon itu," demikian Hasyim Muzadi.
(aan/)











































