Wanita Mabuk Mengamuk di Kantor Satpol PP, 2 Anggota Terluka

Wanita Mabuk Mengamuk di Kantor Satpol PP, 2 Anggota Terluka

Ghazali Dasuqi - detikNews
Selasa, 03 Sep 2013 22:09 WIB
Wanita Mabuk Mengamuk di Kantor Satpol PP, 2 Anggota Terluka
Foto: Ghazali/detikcom
Situbondo - Seorang wanita muda yang diduga PSK mengamuk di kantor Satpol PP Situbondo, Selasa (3/9/2013) malam. Wanita berusia sekitar 25 tahun itu terjaring razia petugas dari sebuah warung remang di tepi jalan Pantura, Kecamatan Besuki, Situbondo. Saat digerebek, wanita yang sedang teler berat itu sedang bersama beberapa pria berpesta miras. Akibat ulahnya, dua anggota Satpol PP pun terluka akibat terkena cakar wanita yang mengaku bernama Surya Maharani itu.

"Sejak kena razia dia memang teler. Tadi saat ditangkap dia ikut pesta miras bersama beberapa pria. Masih ada sisanya satu botol besar," tukas Sabri, salah satu anggota Satpol PP kepada detikcom.

Selama di kantor Satpol PP, wanita berambut pirang itu terus mengoceh tak karuan. Dengan logat yang sok kebarat-baratan, sesekali dia juga mengaku bukan pelacur dan hanya mabuk. Wanita ini bilang sengaja diajak temannya untuk mabuk di sebuah warung remang-remang. Tak hanya mengoceh, wanita ini juga beberapa kali mengamuk dan berusaha lepas dari petugas. Dua petugas, yakni Sabri dan Busairi yang berusaha menenangkan pun dicakarnya hingga terluka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ini istrinya master Jonathan dari Korea. Saya datang ke Indonesia untuk membela kakak kembar saya yang dikira pelacur," demikian celoteh si wanita tadi.

Selain menangkap wanita yang sedang teler itu, petugas juga menjaring dua wanita lain dari deretan warung remang di tepi jalan raya Kecamatan Suboh. Meski sempat berusaha kabur, dua kupu-kupu malam itu bisa disergap. Dua PSK yang ketiban apes itu adalah Yuli (33) asal Situbondo dan Juriyah (36) warga Jember. Bersama wanita yang mabuk, mereka langsung digiring ke kantor Satpol PP Situbondo untuk didata dan dibina.

"Sementara didata dan dibina dulu. Untuk sanksinya silahkan tanya ke Kasatpol PP saja," tukas Didik, anggota Satpol PP lainnya.

(gik/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini