Keterangan yang diperoleh menyebutkan, ledakan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Selasa (3/9/2013). Saat kejadian, sejumlah pekerja tengah memproses pembuatan tahu di lokasi home industry yang berada di Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Telly Alvin menyatakan, ledakan itu bersumber dari ketel uap yang dibuat dari drum bekas yang dimodifikasi. Saat itu ketel tersebut tengah dipergunakan untuk merebus air olahan kedelai, bagian dari proses pembuatan tahu. Ketel itu kemudian meledak, namun belum diketahui penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pekerja yang terluka itu yakni, Foarota Bulele (31) dan Guruh Lutfi Nasution (34). Keduanya kini dalam perawatan di rumah sakit. Akibat ledakan itu, lokasi pembuatan tahu yang berupa warung berukuran 4 X 4 meter persegi, hancur berantakan. Bagian atap rusak berat.
Terkait kejadian ini, polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Selain para pekerja, juga pemilik home industry tersebut, Supriadi.
(rul/tor)










































