PDIP Solo akan Dukung Aksi Kwik Jika Sesuai Aturan

PDIP Solo akan Dukung Aksi Kwik Jika Sesuai Aturan

- detikNews
Selasa, 02 Nov 2004 14:51 WIB
Solo - Ketua DPD PDIP Jateng, Murdoko, menuding Solo dan sekitarnya sebagai pendukung utama Kwik Kian Gie yang ingin melakukan pembersihan di tubuh PDIP. Mereka disarankan mendirikan partai sendiri. Pernyataan ini dinilai arogan oleh para kader pendukung pembersihan. Sedangkan PDIP Solo akan membiarkan gerakan itu."Tidak sepantasnya Murdoko sebagai Ketua DPD PDIP (Jateng -red) memberikan reaksi seperti itu. Selain menunjukkan arogansinya, juga memperlihatkan bahwa orientasinya pada kekuasaan, bukan lagi kepada konstituen dan masa depan partai," ujar Didik Wahyudiono, tokoh Gerakan Pendukung Pemurnian dan Pembersihan Partai (GP4) PDIP Solo, kepada wartawan, Selasa (2/11/2004)."Kader yang berada pada posisi seperti Murdoko itu seharusnya justru menyambut baik aspirasi kami karena PDIP memang harus berbenah setelah mengalami berbagai keterpurukan. Kongres yang tinggal beberapa saat lagi itu harus dimanfaatkan sebagai momen untuk konsolidasi. Kalau pengurusnya seperti Murdoko semua, mustahil PDIP bisa kembali bangkit pada 2009 nanti," lanjutnya.Didik juga menilai tidak sepantasnya pula Murdoko mengatakan bahwa gerakan yang dimotorinya itu adalah gerakan kelompok sakit hati karena gagal menjadi anggota legislatif. Didik yang juga anggota tim pemenangan pemilu PDIP Solo tersebut mengatakan bahwa kecintaan pada partai dan nasib konstituen telah mengalahkan segala pamrih. "Saya sendiri sejak semula tidak menjadi caleg," sergahnya.Anggap Sebagai DinamikaLebih lanjut, dalam pernyataannya di Semarang kemarin, Murdoko mengatakan bahwa dirinya telah memerintahkan kepada seluruh jajaran pengurus PDIP hingga tingkat paling bawah di Jawa Tengah agar mengamankan seluruh kader PDIP agar tidak ikut gerakan Pro-Kwik yang dianggapnya sebagai gerakan penggembosan PDIP.Namun Ketua DPC PDIP Kota Solo, Hadi Rudyatmo, saat dikonfirmasi mengatakan sejauh ini dirinya belum menerima perintah tersebut. Dikatakan bahwa dirinya memang selalu melakukan konsolidasi seluruh pengurus dan kader hingga tingkatan paling bawah, namun langkah itu dilakukan atas perintah DPP PDIP terkait pilpres dan persiapan kongres.Rudy bahkan mengatakan, secara prinsip dirinya mendukung aksi pembersihan terhadap oknum yang merugikan partai, dengan catatan gerakan itu dilakukan sesuai aturan partai yang diatur oleh AD/ART. "Saya akan mendukung sepenuhnya kalau ada gerakan pembersihan partai, tapi kalau gerakan itu berada di luar sistem yang diatur organisasi ya justru akan merepotkan," paparnya.Meskipun dia menganjurkan perubahan yang diaspirasikan kader itu tersalurkan melalui mekanisme yang dibenarkan organisasi, namun Rudy mengaku tidak akan menegur atau melarang siapa pun kader yang memberikan dukungan kepada Kwik Kian Gie. Menurutnya, apa yang mereka lakukan itu adalah dinamika organisasi serta bentuk aspirasi politik kader yang mengharapkan perbaikan di PDIP. (nrl/)


Berita Terkait