Pemerintah Usahakan 50% Lebih TKI Bisa Kembali ke Malaysia
Selasa, 02 Nov 2004 13:21 WIB
Jakarta -
Pemerintah RI mengusahakan agar TKI yang pulang dari Malaysia dapat kembali ke negeri jiran itu. Ditaksir, lebih 50% TKI yang harus pulang dapat kembali lagi.Sementara, mereka yang tidak dapat kembali lagi akan disalurkan di perkebunan-perkebunan dan dikirim ke negara-negara yang membutuhkan tenaga kerja selain Malaysia.Hal ini dikatakan oleh Menko Kesra Alwi Shihab seusai peluncuran Kompetisi Indonesia Daya Masyarakat di Hotel Aryaduta, kawasan Tugu Tani, Jakpus, Selasa (2/11/2004). "Kalau mereka datang, bisa saja mereka kembali lagi ke Malaysia karena di Malaysia ada ketentuan yang namanya sertificate of eligibility seperti surat yang berisikan keterangan layak atau tidaknya seorang TKI menjadi tenaga kerja di Malaysia," paparnya."Jadi yang harus dikejar adalah bagaimana supaya mereka dapat kembali ke Malaysia. Saya kira lebih dari 50% TKI yang kembali dari Malaysia bisa kembali lagi," sambung politisi dari PKB ini.Alwi menyatakan, pihaknya telah mengantisipasi membludaknya tenaga kerja dari beberapa point of entry dan point of arrival dan telah mengirim surat dan instruksi kepada pemerintah daerah secara seksama."Presiden SBY tidak mau melihat satu orang pun terlantar yang kembali dari Malaysia. Dalam 1-2 hari ini beliau akan menginspeksi ke daerah-daerah yang kemungkinan kedatangan jumlah besar TKI dari Malaysia," jelas Alwi.Untuk pemulangan TKI ini, dana yang disiapkan sekitar Rp 40-80 miliar. "Tapi kita harus tahu pemerintah daerah kontribusinya tidak sedikit. Koordinasi dengan daerah juga disiapkan misalnya tempat kedatangan di daerah harus dibuat penampungan," urainya.Ditanya tentang banyaknya TKI di Entikong yang tidak mengerti tentang kebijakan amnesti dan belum mengurus izin pemulangan, Alwi menyatakan, pihaknya telah meminta Kedutaan RI di Malaysia agar mengirimkan tenaga-tenaga yang bisa menyebarluaskan berita amnesti ini. "Saya rasa Kedutaan kita juga sedang bekerja keras di sana," demikian Alwi.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































